info@mensis.ac.id 08212666475 Jl Parung Hijau No 24 Kemang , Kab. Bogor, Prov. Jawa Barat
Kolaborasi Berdampak! LLDIKTI 4 dan BJB Teken Nota Kesepahaman By stia menara siswa  19 Apr 2026, 20:05:55 WIB

Kolaborasi Berdampak! LLDIKTI 4 dan BJB Teken Nota Kesepahaman

Kemudahan bertransaksi dalam satu genggaman bisa menjadi dua mata pisau jika tak mampu dikelola dengan baik oleh individu. Melihat kondisi ini, LLDIKTI Wilayah IV menggandeng Bank BJB untuk bekerja sama dalam mengawal literasi keuangan digital para civitas academica.

Penandatanganan Perjanjian Nota Kesepahaman ini telah dibubuhkan secara resmi oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Lukman dengan Direktur Konsumer dan Ritel Bank BJB, Nunung Suhartini pada Rabu, 8 April 2026 di Kantor BJB. Dalam kesempatan tersebut, Lukman memaparkan besarnya potensi jumlah mahasiswa dan dosen yang dimiliki LLDIKTI Wilayah IV.

“Kami memegang tanggung jawab PTS di dua provinsi, yakni Jawa Barat dan Banten sebanyak 415 PTS. Terdapat sekitar 867.000 mahasiswa dan 31.633 dosen aktif. Kampus dan seluruh civitas academica ini harus kita pantau literasi keuangan digitalnya agar tidak ada permasalahan di kemudian hari,” ujar Lukman. Ia juga menambahkan, banyak potensi yang bisa digali terutama dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

“Tahun ini ada instruksi langsung dari presiden terkait KKN Tematik terkait Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (OPPKPKE). Bank BJB dapat membantu produk UMKM,misal dari segi pengemasan produk atau yang bentuknya permodalan ringan,” ucapnya.

Merespon hangat kolaborasi berdampak ini, Direktur Konsumer dan Ritel Bank BJB, Nunung Suhartini menyampaikan, kesempatan berharga ini akan ditangkap dengan baik dan serius oleh tim Bank BJB.

“Kami juga sudah bekerja sama dengan beberapa kampus di Indonesia. Ia juga mengatakan, di era digitalisasi seperti ini, bank juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga keamanan finansial para nasabahnya. Tak hanya itu, bank juga bertanggung jawab untuk turut mengedukasi dan mengawal literasi keuangan.

“Potensi ini luar biasa, apalagi mahasiswa dan dosen. Apalagi mahasiswa sekarang kehidupannya sudah sangat digital. Maka, kami menyadari perlu semakin meningkatkan layanan menjadi proaktif dan terus mengawal literasi keuangan digital para nasabah,” lanjutnya.


  Artikel Lainnya :